Tanggapan artikel for get FREE tickets to Markplus Conference 2010

Saya sangat tertarik dengan new wave marketing di kompas.com yang berjudul Berbincang KetimbangPromosi

(http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/10/20/16380879/berbincang.ketimbang.promosi)

Saya dengan background pendidikan komunikasi sebenarnya tidak terlalu asing dengan bidang pemasaran, karena seorang public relation merupakan bagian dari elemen umum marketing. Setahun yang lalu saya berkesempatan bekerja dibagian promosi dan marketing communication sebuah Retail.

Setelah saya membaca artikel ini. Ada bagian yang menarik dari tulisan dalam artikel tersebut yang sangat menarik perhatian saya yaitu :

Konsumen tidak sendirian ketika mereka menghindari bentuk promosi dari pemasar. Kita pun sebagai pemasar ketika melepaskan ‘topi’ kita sebagai pemasar, dan pulang ke rumah setelah bekerja di kantor, sebisa mungkin untuk ‘meloloskan diri’ dari jebakan pemasar lain yang berpromosi lewat berbagai media.”

Hal ini memegaskan bahwa setiap konsumen yang ada sudah hafal dengan cara-cara yang dilakukan oleh pihak pemasaran terhadap mereka, dan para konsumen pun sudah punya banyak akal untuk menghindar dari aksi-aksi pemasaran. Hal ini pun terjadi pada “kita” yang noteben adalah seorang marketing.Ini yang membuat seorang marketing sekarang ini seharusnya menyadari bahwa menghubungi mereka dan langsung menawarkan produk kita akan sangat tidak efektif dalam proses pemasaran tersebut.

Dimasa sekarang ini, dimana hubungan yang dinginkan adalah hubungan yang horizontal, promosi melalui iklan di media cetak atau elektronik masih biasa diperhitungkan, namun dalam tuliskan sudah dijelaskan bahwa cara ini memakan biaya yang cukup besar.

Oleh karena itu semakin dipahaminya bahwa pemasaran dan horizontal dan relasional lebih berhasil. Sekarang ini akan lebih baik jika kita menggunakan system “soft selling” untuk mempromosikan produk kita. Maksudnya kita dapat memanfaatkan media online dan jejaring social untuk menjaring calon kosumen dan mempertahankan konsumen kita.

Seperti yang dikatakan bapak Hermawan Kartajaya dalam tulisan ini, “pemasaran akan menjadi lebih mudah apabila ia bisa masuk ke dalam media yang dikendalikan dan dimiliki oleh konsumen.” Saya rasa membuat sebuah website dengan fasilitas sebuah account dan blog pribadi untuk para konsumen kita, akan membuat konsumen merasa dekat dengan kita dan akan mempermudah proses pemasaran.

Jika keberadaan media online ini terus dikembangkan peranannya dalam proses pemasaran ini, hal tersebut akan menciptakan proses pemasaran yang baru, menarik dan akan “di cari” oleh konsumen bukan “di hindari” lagi.

Semoga tulisan saya ini bisa membawa saya mendapatkan FREE tickets to Markplus Conference 2010 @ The Ritz Carlton Ballroom, Pacific Place 10 Desember 2009.

Comments

Popular Posts