Desember oh Desember

Pas liburan kemaren , Desember 2009

Desember oh desember, bulan terakhir , bulan yang menutup sebuah tahun.

Bagi aku, bulan Desember memiliki sebuah makna. Di bulan ini paling banyak anggota keluarga dari pihak mama, siapa aja yang berulang tahun di bulan Desember yaitu:

Tanggal 2 : ongku ( papa nya mama)

Tanggal 4 : tek vera (istrinya eno)

Tanggal 12: syifa (anaknya uti)

Tanggal 13: Uti (adeknya mama)

Tanggal 24; Anca (adekku)

Tuh ampe 5 orang yang berulang tahun di bulan desember, biasanya paling ber 3atau ber 2. Dari kecil kami terbiasa berkumpul setiap ada yang ulang tahun, dan specialnya bulan desember karena banyak yang ultah. Ya bisa dibilang bulan desember adalah bulan keceriaan, karena banyaknya yang ulang tahun itu kita biasanya sekeluarga besar mama BERLIBUR BERSAMA.

Daerah liburannya ngga jauh-jauh kok dari puncak dan lembang..eh atau anyer, pokoknya terjangkau dengan mobil secara rombongannya kan banyak..hehehhe

Namun, 5 tahun yang lalu Desember tahun 2004 sedikit berubah, ongku (papa nya mama) di panggil oleh Allah SWT, tepatnya tanggal 27 Desember 2004 ongku pergi dari kita semua. Awan mendung itu datang di bulan desember.

Kepergian ongku memang membawa kesediahan bagi kami sekeluarga besar, namun kami tetap harus berjalan. Tahun berikut, berikut dan berikutnya tradisi itu kami lakukan yaitu berlibur di bulan desember.

Desember 2007 ternyata menjadi tahun terakhir kami berlibur dengan nenek, kami sekeluarga pergi dan menginap di lembang dan pastinya merayakan ulang tahun anggota keluarga kami. Itu semua karena Desember 2008, tepatnya 20 Desember 2008 nenek di panggil oleh Allah SWT. 4 tahun kurang 7 hari dari kepergian ongku kami. Awan mendung itu kembali menghampiri keluarga kami.

Tahun 2008 kami lewatkan tanpa liburan bersama, kami semua berkabung. Namun nenek dan ongku pasti ngga mau kami semua terus bersedih. Dan tahun ini, Desember 2009 kami kembali melakukan tardisi berlibur bersama kami, ada yang berubah ya pastinya. Tanpa nenek dan ongku selain itu yang berubah adalah kami tidak hanya sekedar berlibur, menginap, makan-makan, dll tetapi kami berkumpul untuk membaca yasin, mengirimkan doa untuk nenek dan ongku.

Kami tau, saat kami berlibur kemaren pasti nenek dan ongku sedang tersenyum dari surge melihat kami tetap kompak dan berlibur bersama serta mengirimkan doa untuk mereka semua.

Apapun yang terjadi di bulan Desember ini, bagi ku Desember akan selalu meberikan keceriaan bagi aku dan keluarga besar kami…

Semoga kami semua masih bisa berkumpul dan berlibur di Desember 2010…..



Comments

Popular Posts