Songs of The Sea


(sumber image:http://www.travel-singapore-with-me.com/images/sentosa-songs-of-the-sea.jpg)


Sesuai janji ditulisan sebelumnya, nah untuk songs of the sea ada cerita sendiri nich. Urusan nonton ini udah riweh dari pas sebelum kita ber3 berangkat ke Singapore. Bochil udah promo dan ngelobby kita buat nonton songs of the sea. Akhirnya kita sepakat kalau menonton songs of the sea masuk dalam list wisata kita.

Oh iya, Songs of The Sea ini ada di Sentosa. Untuk menyaksikannya kita harus beli tiket lagi *beda sama tiket masuk sentosa* harga tiketnya adalah 10 dollarsing perorangnya. Kita berpikir karena nonton weekend pasti rame, akhirnya kita putuskan untuk beli tiket songs of the sea secara online, oh iya untuk pembelian online dikenakan biaya tambahan 1 dollarsing persekali beli.

Ada pilihan jam untuk menonton songs of The Sea yaitu jam 7.40 mlm dan 8.40 mlm. Nah kita itu akan menyaksikan show yang jam 7.40. Lalu kami ber4 masuk ke tempat dimana songs of the sea siap dipentaskan.

Saya coba deskripsikan ya, jadi sebagian dari pantai Sentosa lah yang digunakan. Diatas laut, tepatnya pinggir laut dibuatlah settingan untuk pertunjukkan songs of the sea itu. Lalu dipisahkan oleh hamparan pasir terdapat sejumlah bangku kayu panjang untuk parah penonton pertunjukkan ini.

Kita ber4 itu masuk sekita jam 7.30 , wow ternyata bangun bagian tengah sudah dipenuhi oleh penonton lain, kita kebagian dibangku sisi kanan pantai. Ketika langit sudah mulai gelap maka pertunjukkan pun dimulai.

Show ini dibuka dengan beberapa penari yang bernyanyi-nyanyi di pinggir pantai. Mereka menari-nari sambil bernyanyi. Ada sebuah lagu yang liriknya “ mana-dimana anak kambing saya” nah lagu itu dinyanyikan versi inggris, melayu, china dan India..Ih itu kan dari Indonesia bukan.

Ceritanya dimulai saat salah seorang dari penari itu jatuh cinta pada putrid laut yang cantik. Munculnya sosok putri ini hasil dari campuran air mancur dan teknik lampu. Nah dari situ mengalirlah cerita yang memunculkan tokoh-tokoh lain, tokoh-tokoh itu muncul hasil dari air mancur yang menari dengan teknik lampu. Sumpah itu keren banget..keren…

Perpaduan air, lampu dan efek bener-bener memberikan tontonan yang sangat spektakuler..itu bagus banget dan keren.Bener-bener ngga nyesel deh nonton ini. Ya kalau berkunjung ke Sentosa Singapore jangan lewatkan ya..

Oh iya, aku nulis gini hal ini bukan untuk mempromokan wisatanya. Namun sambil nonton itu diantara ketakjuban aku sama show ini kepikiran kok Indonesia ngga bikin obyek wisata kayak gini ya. Bukan kan kita Negara kepulauan yang punya banyak pantai yang bisa di berdayakan. Ngga usah jauh-jauh deh, Jakarta punya Ancol. Kenapa mereka ngga coba adaptasi apa yang Sentosa lakukan dengan pantainya. *melihat untuk hal baik kan ngga ada salahnya*



Ini settingannya





Comments

green_jewel said…
Hi mba...
Mau tny, kalau beli tiket online song of the Sea, mba masuk ke website apa?
Dan ribet ga urusannya kalau beli online?
lalu cara pembayaran dan tiket yang kita terima bagaimana?
thanks untuk jawabannya
Damay said…
hi...muup ya baru bales..*telat bgt ya*

iya itu tiketnya beli online, kita print trus pas di tempat pembelian tiket masuk sentosa kita tukerin aja bukti print nya sama tiket itu.

beli on line ngga ribet kok, bisa beli langsung tp khawtir keabisan tiket, karena rata2 pada beli online.

jawaban aku membantu ga ya mbak?
putri said…
hi mbak :)
trus itu nukerinny apa lngsung? g pke antri, kan antriny memanjang gtu :)
btw beli onlineny kudu register dlu yah??

thanks
Damay said…
hi...=)

kalau beli online nya biasa aja kok..di web nya *sorry ga ngerti cara belinya soalnya temen yang beli*

nah setelah beli online jangan lupa print. Nah ptint-annya itu di tuker sama tiket aslinya di loket yang ada sebelum kita naik kereta ke sentosa. Jadi posisi yang masih di mall nya itu.
ngga antri kok.. pling antri pas mau nontonnya aja.. rebutan tempat duduk yang strategis..hihhiih

selamat menonton ya...

Popular Posts