Jelajah Sumatera Barat

Takana…Jo Kampuang

Induk ayah adek sadonyo

Raso manghimbau-himbau den pulang

Den takana jo kampuang

Yeah..berhubung lagi takana jo kampuang (teringat kampung) maka dibuatlah tulisan ini. Saya adalah gadis Minang yang lahir dan besar Di Jakarta, sampai saat ini baru 3 kali saya pulang kampung. Nah ini sebenernya adalah cerita pulang kampung tahun lalu (2009) yaitu 25 Juni – 30 Juni 2009.

Biasanya kalau pulang ke Sumatra Barat itu hanya untuk pulang kampung dan bertemu saudara-saudara.Nyampe Bandara langsung ke Silungkang walaupun mampir hanya ke Kota Padang dan Bukittinggi. Nah, tahun lalu itu niatnya adalah “Jelajah Sumatera Barat” jadi aku dan mama mau mengunjungin beberapa tempat wisata di Sumatra Barat dan pastinya mampir ke kampung lah. Mari kita mulai Jelajah Sumatera Barat ini, oh iya peserta trip ini adalah aku, mama, tantenya mama dan 3 sepupu mama yang masih kecil.


Setelah sampai di Kota Padang, maka trip ini dimulai. Terget kita adalah menuju Bukittinggi, di perjalanan kita mampir dulu di Sate Mak Syukur yang terkenal itu..mmmm, ini baru bener-bener sate padang.



Memasuki kota Bukittinggi ini, kami langsung ke lokasi Danau Maninjau, melalui kelok 44 yang terkenal itu akhirnya kami sampai. Kami makan siang di pinggir Danau Maninjau itu..wow, enak banget ya makan di pinggir danau itu.


Setelah itu kami menuju hotel untuk istirahat dan malam nya berwisata kuliner di Bukittinggi. Keesok paginya perjalanan wisata di sekitar hotel di mulai. Oh iya kita sarapan dulu dengan pical sikai (udh sempet di datengin pak bondan loh). Trus kita menuju “Ngarai sianok” kita bisa melihat lembah yang sangat indah.



Setelah sholat Jumat kita menuju ke “Jam Gadang” identitasnya kota Bukittinggi pastinya. Ini ke 3 kalinya juga saya mengunjungi Jam raksasa yang sarat sejarah ini. Abis itu kita beli oleh-oleh khas Bukittinggi dan melanjutkan perjalanan ke kota sleanjutnya.


Saat menuju Batusangkar, kita mampir ke sebuah tempat yang isinya tebing tapi bagus banget…kayak dimana ya? *lupa* tapi pokoknya tempat itu bagus banget.


Di Batusangkar kita ngga nginep, kita hanya mampir ke tempat “ Batu Angkek-angkek” jadi ada batu yang konon katanya kalau kita bisa angkat maka wish kita terwujud.



Next kita melanjutkan perjalanan kita menuju Danau Singkarak, target kita itu nginep di Hotel yang ada di pinggir Danau Singkarak itu. Sampai disana sudah malam dan gelap, tapi akhirnya sampe di hotel yang kita tuju (tapi udh ga sebagus dulu, kayaknya ga dirawat…saying ya). Berhubung nyampenya malem kita belum terlalu engeh sama pemandangan danau itu, pas pagi nya dan buka jendela..Subahanallah, itu hamparan Danau Singkarak di depan kita..bagus banget.


Selanjutnya kita kemenuju Danau Diate (atas) , Danau di bawah ..posisi danau ini kalau mau di deskripsikan susah. Jadi di bilang danau di atas dan di bawah itu bukan danau nya tumpah tindi tapi dari posisi nya. Saat kita berada di Danau diate, kita bisa liat danau di bawah itu…tapi sebenernya letaknya berjauhan. Unik deh pokoknya.



Melanjutkan perjalanan ini, maka sampailah aku di kampung halaman yaitu Silungkang..senengnya pulang kampung. Silungkang ini bagian dari Kota Sawahlunto, kalau disini ga perlu nginep di hotel karena masih ada rumah neneknya mama. Malam harinya kita main-main ke kota sawahlunto.

Nah di Silungkang itu kalau hari minggu itu adalah hari Balai, jadi rame dan pastinya bisa beli “ketan simambek”. Oh iya siang itu kita main-main ke “gunung medan” ya 2 jam perjalanan deh buat ngunjungi om nya mama. Kita balik hari dan sampe di silungkang malam hari.





Besok paginya siap-siap untuk kembali ke Kota Padang, perjalanan Silungkang-Kota Padang cukup jauh dan memakan waktu. Sampai di Padang sempet belanja *tetep ya*, trus aku check-in di Hotel. Malamnya mama mengunjungi saudara yang ada di rumah sakit.





Dan inilah hari terakhir jelajah Sumatera Barat ini, karena siang harinya aku dan mama akan kembali ke Jakarta.Pagi harinya aku dan mama jalan-jalan naik andong buat ke pantai padang setelah itu check out dari hotel sempet mampir ke rumah saudara dan makan siang abis itu langsung ke Bandara deh.

Dengan begitu berakhirlah trip kali ini, puas banget bisa menikmati pemandangan, kuliner dan kekeluargaan yang ada di Sumatera Barat. Ironisnya, 3 bulan kemudian terjadilah gempa Sumatera Barat yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, hancurnya gedung dan obyek-obyek wisata di beberapa tempat.



Comments

Popular Posts