Cinta Lama Bersemi Kembali


Masuk ke tema 6 yaitu Cinta Lama Bersemi Kembali alias CLBK , kenapa tema ini? silakan baca lagi di sini : http://jejakubikel.com/monthly-challenge/desember-dongeng/semua-wajah-cinta/
karena saya hanya mengikuti tema.

Oh iya, sekali lagi ya di tegaskan *ta elah gaya nya* semua cerita yang akan aku re-post ini hanyalah fiksi belaka, berdasarkan daya hayal dan efek nonton ftv kayaknya. Begitu halnya dengan cerita berikut, ide nya dari lagu Kahitna.. Selamat membaca...

Mantan Terindah

Aku ngga pernah mengerti dengan hubungan yang aku punya dengan Galang. Kami bertemu disebuah komunitas, berkenalan, saling jatuh cinta dan jadian. Saat itu kami sama-sama masih SMA, mungkin perasaan cinta itu muncul hanya terbatas pada fisik, Galang yang tampan membuatku jatuh cinta setengah mati. Hubungan yang berproses dengan cepat ini pun berakhir dengan cepat pula, hanya 4 bulan kami bersama kemudian kami berpisah dan lose contact.

***

Hubunganku dengan Febri sudah memasuki tahun kedua saat tiba-tiba ada sebuah sms masuk ke handphoneku, hanya pesan singkat “ Hi, Dek Tasya “

“Dek Tasya? Dek… “ berulang kali aku baca sms itu untuk menebak siapa yang mengirim sms ini. Hanya orang-orang terdekat yang memanggilku dengan sebutan “dek”. Rasa penasaran itu yang membuatku membalas sms itu “ ini siapa ya”

Tidak lama datanglah sms balasan, kali ini lebih panjang “ ah dek Tasya, aku kira kamu udah ganti no tapi ternyata belum. Ini aku Galang, apakabar dek Tasya?”

Hah, Galang yang sudah hampir 3 tahun menghilang dari hidupku muncul kembali. Ada rasa rindu yang muncul dari sela-sela hatiku ini.Aku kembali membalas sms Galang dan kami terlibat obrolan cukup panjang melalui sms hari ini.

Hari-hari berikutnya aku dan Galang mulai berkomunikasi secara rutin, aku jadi menunggu Galang menghubungiku, lalu bagaimana dengan Febri. Febri tahu siapa Galang tapi Febri ngga tahu kalau sekarang ini Galang kembali menghubungiku dan kami berkomunikasi.

Dari obrolan kami, Galang tau kalau aku sudah memiliki Febri tapi setelah sebulan kami kembali berkomunikasi, Galang bilang ke aku “ Kita ketemuan yuks, aku kangen sama kamu” , Rasanya saat itu aku ingin langsung membalas “iya” tapi aku tahan. Aku masih punya Febri walaupun hubungan aku dan Febri semakin hari tampak semakin membosankan.

Entahlah apakah memang ada yang salah dengan hubunganku dengan Febri sehingga kehadiran Galang seolah member warna baru, atau kehadiran Galang yang membuat aku merasa hubunganku dengan Febri sudah harus di sudahi.

****

“Dek Tasya, jangan sedih terus dong. Kan masih ada aku dek” Kata-kata Galang berusaha menghibur aku yang sedang sedih karena hubunganku dengan Febri harus berakhir.

Galang terus menemani aku dan membantu aku keluar dari kesedihan ini, aku kembali merasa nyaman dengannya. Aku ngga tau ini perasaan karena pelarian atas kesedihan aku atau perasaan yang tersisa dari kisah yang lalu. Terlalu banyak keindahan bersama Galang sehingga tak ada alasan bagiku untuk menolak Galang kembali kepadaku.

Satu tahun yang penuh warna, kedewasaan membuat kami lebih bisa bertahan lama. Bagiku Galang segalanya sekarang, perasaanku yang awalnya mungkin penasaran atau ingin melanjutkan sisa kisah yang lalu ini pun tumbuh menjadi perasaan cinta sebenarnya.

Tetapi ada sesuatu dari Galang yang tak bisa aku toleransi lagi, aku ingin mempertahankan hubungan ini tapi sulit. Dengan alasan untuk kebahagiaan masing-masing kami pun berpisah.

****

5 tahun kemudian

Aku kembali mempunya cerita cinta dengan pria yang ku harap menjadi pria terakhir di hidupku. Aku dan Mas Rinal sudah menjalin hubungan selama 3 tahun.

Saat hubunganku dengan seseorang sudah berjalan lama, Galang seolah-olah kembali muncul ke dunia ini tepatnya dunia ku.

“ Dek Tasya, aku mau minta maaf ya buat semuanya dan aku janji akan berubah dek.” Galang datang dengan memohon dan dengan suaranya yang selalu membuat aku meleleh.

“Galang, aku udah maafin kamu dari 5 tahun yang lalu kok” jawabku sambil mencoba menetralisir perasaan.

“Dek Tasya, Aku mau kita coba buat bareng-bareng lagi. Aku tau kok kamu masih sayang sama aku juga kan dek?” Galang berbicara dengan penuh percaya diri..

“ Galang, bersama kamu, menjadi pacar kamu memang menyenangkan, aku senang kamu datang lagi. Aku ma’kasih buat semuanya, tapi Galang bersahabat dengan kamu pasti akan jauh lebih menyenangkan.”

“Aku ngga mau jadi sahabat kamu, aku maunya jadi pacar kamu dek Tasya”

Semua kenangan aku dan Galang seperti diputar dihadapanku, semua kenangan indah terpampang disana, semua kesenangan bersama Galang membuat hatiku kembali bergentar, semua hal manis yang Galang lakukan kepadaku hadir kembali. Aku terdiam dan menjawab Galang:

“ Maaf Galang, kita sudah coba dua kali dan selalu gagal dan aku sudah punya Mas Rinal yang akan menjadi Pria terakhirku”

***

Mau dikatakan apa lagi, kita tak akan pernah Satu

Engkau disana, aku disini meski hatiku memilihmu

Yang telah kau buat sungguhlah indah, buat diriku susah lupa

(Mantan Terindah-Kahitna)

Comments

Popular Posts