Berbelanja Di Pasar Terapung

Apa yang akan diingat kalau kita menyebut Banjarmasin? pasti orang akan menyebut "Pasar Terapung" .

Nah berhubung ini salah satu obyek wisata andalannya Banjarmasin, maka spesial untuk part ini akan menceritakan gimana proses belanja di pasar terapung.


Melakukan transaksi jual-beli di pasar yang ada di darat sepertinya sudah sangat wajar, lalu bagaimana jika transaksi jual-beli itu dilakukan diatas air?

Jika ingin melihat atau ikut bertransaksi di pasar yang terdapat diatas air ini datanglah ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.Pasar Terapung sebutan untuk pasar tradisional yang terdapat diatas Sungai Barito. Pasar Terapung ini sudah terkenal hampir diseluruh Indonesia dan di Luar Negari.

Di Pasar Terapung ini, semua transaksi jual-beli dilakukan diatas jukung (sebutan perahu dalam bahasa Banjar). Perahunya pun beragam, ada yang benar-benar perahu kayu yang harus di dayung sampai perahu yang menggunakan mesin dalam pengoperasiannya.

Pasar Terapung ini terletak di atas sungai Barito di Muara Kuin. Untuk menuju Pasar Terapung ini, kita menggunakan jukung (perahu) yang menggunakan mesin,jukung tersebut ada dibeberapa dermaga yang bisa kita sewa untuk mengantarkan kita menuju Pasar Terapung. Biaya sebuah perahu itu sekitar Rp80.000 s/d Rp.100.000 tergantung besar jukung yang kita sewa. Namun ada beberapa hotel di Banjarmasin yang menyediakan fasilitas “jukung” untuk para tamunya menuju pasar terapung.


Pasar Terapung ini dimulai sejak abis subuh sekitar pukul 05.30 s/d munculnya matahari pada pukul 07.30 pagi. Jika kita berangkat menggunakan jukung dari pusat kota Banjarmasin itu memerlukan waktu 1 jam perjalanan diatas sungai Barito. Jadi kita berangkat pukul 05.00 pagi dan akan sampai di Pasar Terapung pukul 06.00 pagi. Pasar Terapung akan mulai ramai saat hari sudah mulai agak terang sekitar jam 06.30 pagi.

Selama perjalanan menuju pasar terapung kita akan melewati pemukiman warga dan mereka sedang melakukan aktivitas pagi di sungai seperti mencuci, mandi, dan sebagainya.

Sampai di Pasar Terapung kita kan langsung melihat banyak jukung-jukung disana. Mulai jukung yang menjual buah-buahan, sayur-mayur sampai jukung yang berisi sarapan pun ada di Pasar Terapung. Lalu bagaimana proses transaksi jual-belinya?


Untuk penjual yang menggunakan jukung yang kecil atau yang menggunakan tenaga manusi itu biasanya akan mendatangi jukung pembeli, dengan merapatkan jukungnya ke jukung kita. Mereka menawarkan barangnya dan jika sepakat maka transaksi terjadi. Setelah terjadi transaksi maka jukung penjual akan menjauhi jukung kita.

Untuk penjual yang menggunakan jukung yang besar, biasanya jukung kita sebagai pembeli yang akan menghampirinya untuk melihat barang apa yang dijual, jika kita tertarik maka kita akan membelinya.

Jukung yang menjual anek makanan untuk sarapan adalah jukung yang paling dicari oleh jukung para wisatawan, para wisatawan ingin merasakan transaksi di atas jukung dan merasakan sarapan pagi diatas sungai Barito.

Ada aneka sarapan yang dijual, seperti nasi kuning, lauk-pauk serta aneka gorengan. Kita juga bisa mencoba untuk mengambil sendiri makanan yang kita inginkan, namun harus hati-hati jika tidak makanan yang anda ambil akan jatuh ke sungai.

Saat matahari sudah mulai keluar, maka jukung para penjual juga mulai ikut meninggalkan pasar terapung ini. Untuk anda para wisatawan sebelum kembalik ke darat, anda bisa mampir dulu ke Pulau Kembang yang letaknya tidak jauh dari Pasar Terapung. Pulau ini dipenuhi oleh monyet-monyet yang dilepas. Jika anda berani anda bisa turun dan berfoto bersama monyet-monyet tersebut, jika tidak anda cukup melihat pulau kembang dari jukung anda.

Tertarikkah anda untuk mencoba berbelanja di Pasar Terapung?

Comments

Popular Posts